• Kamis, 11 Agustus 2022

Tegas, Kapolri Tunjuk 4 Komjen Usut Kasus Polisi Tembak Polisi

- Senin, 18 Juli 2022 | 13:22 WIB
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan titah kepada jajaran untuk mengusut pelaku pelanggaran karantina.  (Dok. Humas Mabes Polri)
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan titah kepada jajaran untuk mengusut pelaku pelanggaran karantina. (Dok. Humas Mabes Polri)

24jam.co - Kapolri Listyo Sigit Prabowo menunjuk empat orang Komisaris Jenderal (Komjen) dari Kepolisian untuk mengusut kasus Polisi tembak Polisi, Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lengkapi) mengungkap dikerahkannya empat Komjen dalam tim khusus yang ditunjuk untuk mengungkap kasus baku tembak Polisi adalah pertama kali baru terjadi dalam sejarah Indonesia.

Direktur Eksekutif Lengkapi, Edi Saputra Hasibuan mengatakan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tidak main-main dan sangat serius mengusut kasus yang menyita perhatian masyarakat Indonesia ini.

"Kapolri berani membentuk tim khusus yang diketuai Wakapolri. Baru kali ini ada seperti ini, baru kali ini dalam sejarah Polri. Hampir 30 tahun saya mengamati kinerja Polri," ujar Edi  dikutip 24jam.co dari PMJ News pada Senin 18 Juli 2022.

Baca Juga: Sah! Presiden Jokowi Terbitkan Aturan Baru, Biaya Persalinan Ibu Hamil di Tanggung Negara, Simak Kriterianya

Edi menyebut, langkah Kapolri telah membuat sejarah baru dalam segi kepemimpinan Polri, pada umumnya kasus pidana yang menjadi perhatian publik biasanya dipimpin oleh Kabareskrim. 

"Ini sejarah, Kapolri membentuk tim khusus yang dipimpin Wakapolri. Biasanya kan paling-paling Kabareskrim. Kalau Kabareskrim mah sudah biasa orang memang kerjaannya. Dan ini kita lihat ada empat komjen ada di sini," terang Edi.

"Artinya ini semacam atensi sangat penting buat Kapolri, tidak main-main ya," lanjutnya.

Lebih lanjut Edi mengatakan, Polri harus mengusut kasus tersebut hingga tuntas dengan segera agar kembali memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

"Yang perlu dijaga Polri saat ini adalah trust (kepercayaan) masyarakat. Ada keraguan terhadap Polri, maka Polri harus melakukan sesuatu untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” pungkasnya.***

Editor: Ari Gunawan

Sumber: PMJ News

Tags

Terkini

X