• Kamis, 11 Agustus 2022

Anggota KKB Bantai 10 Warga Sipil di Nduga Papua, Polisi Kejar Pelaku

- Minggu, 17 Juli 2022 | 11:57 WIB
Kepala Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal.
Kepala Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal.

24jam.co - Polisi Kejar Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pelaku pembantaian warga Sipil di Nduga Papua. diketahui dari penyerangan itu terdapat 12 orang korban dan 10 orang diantaranya meninggal dunia serta dua orang lainnya menderita luka parah.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengungkapkan insiden penyerangan itu terjadi pada Sabtu 16 Juli 2022 sekitar pukul 09.15 WIT.

"Penyerangan terjadi di Kampung Nogolait, Kabupaten Nduga yang mengakibatkan 10 meninggal dunia, salah satunya seorang pendeta, dan 2 orang mengalami luka-luka," ujar Kamal dikutip 24jam.co dari PMJ News dalam rilis yang disampaikan Divisi Humas Polri, pada Minggu 17 Juli 2022.

Baca Juga: Driver Ojol Tewas Usai Tersambar KRL di Perlintasan Kereta Bintaro

Polri mengutuk dengan keras peristiwa penyerangan yang dilakukan KKB kepada warga sipil, Kamal juga menegaskan Personel Polres Nduga dibantu Satgas Damai Cartenz beserta TNI akan terus mendalami motif dari inisiden keji yang dilakukan KKB tersebut.

"Sangat keji, tidak pandang bulu, seorang pendeta yang harusnya kita hargai dan kita hormati harus menjadi korban pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata," ucapnya.

Lanjutnya ia mengungkapkan bahwa Pendeta Eliaser Baye merupakan seorang pelayan Gereja yang terletak di Kampung Yereitma, Distrik Pija, Kabupaten Nduga. saat peristiwa terjadi Eliaser Baye sedang pergi ke Nduga untuk menghadiri konferensi GKI di Wamena yang berlangsung pada 26-28 Juli 2022.

Baca Juga: Wanita Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Usai Kesenggol Busway di Lebak Bulus Jaksel

Sementara untuk para korban yang meninggal dunia beserta dua orang yang mengalami luka-luka telah di evakuasi ke Kabupaten Mimika. untuk jenazah Pendeta Eliaser Baye juga telah diserahkan kepada pihak keluarga di Kenyam.

"Pak pendeta meninggalkan seorang istri dan enam orang anak. Jenazah pendeta Eliaser Baye rencananya akan disemayamkan di Gereja GKI Kenyam," ungkapnya.***

Halaman:

Editor: Ari Gunawan

Sumber: PMJ News

Tags

Terkini

X