• Kamis, 11 Agustus 2022

WhatsApp, Google, Twitter, Facebook Hingga IG Terancam di Blokir Kominfo, Ternyata Ini Sebabnya

- Minggu, 17 Juli 2022 | 20:23 WIB
Ilustrasi. Kominfo akan memblokir platform media sosial PSE tidak terdaftar secara resmi di Indonesia.  (Pixabay/LoboStudioHamburg)
Ilustrasi. Kominfo akan memblokir platform media sosial PSE tidak terdaftar secara resmi di Indonesia. (Pixabay/LoboStudioHamburg)

24jam.co - Santer kabar dari pemerintah bahwa akan melakukan pemblokiran terhadap beberapa platform social media, diantaranya seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, Twitter, Netflix hingga Google.

Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengungkapkan bahwa Kemenkominfo meminta kepada para Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang lingkup privat, yaitu PSE domestik dan global yang berada di Indonesia agar segera mendaftar ulang.

Hal itu merupakan upaya dari pemerintah untuk melindungi masyarakat yang menggunakan PSE lingkup privat serta juga upaya menjaga ruang digital di Indonesia.

Baca Juga: Anggota KKB Bantai 10 Warga Sipil di Nduga Papua, Polisi Kejar Pelaku

"Bagi PSE untuk segera melakukan pendaftaran penyelenggara sistem elektronik di Indonesia, termasuk WhatsApp, Google, Netflix, Twitter, Facebook dan yang lainnya," tegas Semuel dalam keterangannya dikutip 24jam.co dari PMJ News pada Minggu 17 Juli 2022.

Diketahui tenggat waktu yang diberikan Kemenkominfo untuk pendaftaran ulang hingga 20 Juli 2022, hal ini sesuai dengan amanat Permen Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

"Apabila PSE tidak melakukan pendaftaran hingga batas akhir pada tanggal 20 Juli 2022, maka PSE yang tidak terdaftar tersebut merupakan PSE ilegal di wilayah yuridiksi Indonesia. Dan apabila dikategorikan ilegal bisa dilakukan pemblokiran," ujarnya.

Baca Juga: Saksi Ungkap Kronologi Driver Ojol yang Tewas Tertabrak Kereta di Bintaro Jaksel

Pendaftaran PSE diketahui dapat dilakukan dengan Online Singel Submission (OSS) yang sudah disiapkan. sehingga seharusnya para penyelenggara PSE lingkup privat dapat dengan praktis melakukan proses daftar ulang.

Halaman:

Editor: Ari Gunawan

Sumber: PMJ News

Tags

Terkini

X